Tempat Warisan Bertemu Gaya

ZAYRU dalam

ZAYRU
Latin· International

Kenakan aksaranyasebelum menghilang.

Zayru adalah rumah mode etnik modern yang menerjemahkan Aksara Nusantara yang terancam punah — Jawa, Sunda, Bali, Batak, Bugis, Lampung, dan lainnya — ke dalam batik cap, batik tulis, lurik, dan tenun kontemporer.

Two Zayru models — a woman in a blue aksara batik vest and a man in a black aksara batik kimono — back-to-back against a dark background.
Zayru showcase at Jogja Fashion Week — designer takes the stage between eight models in earthy red and green aksara batik, JFW × Zayru logo lit on the LED backdrop.

— Darurat yang Senyap

Dua krisis, satu lemari pakaian.

Aksara Nusantara sedang sekarat. Fast fashion menenggelamkan dunia dalam keseragaman. Zayru hadir di persimpangan keduanya — sebuah penolakan, dalam katun dan warna.

  • 12+

    Aksara lokal Indonesia yang kami jadikan inspirasi motif

  • <10%

    penutur asli yang masih bisa membaca aksara leluhurnya

Lenyapnya Aksara Nusantara

Indonesia memiliki lebih dari selusin sistem aksara lokal — Jawa, Sunda, Bali, Batak, Bugis, Lampung, Rejang, Kawi, dan seterusnya. Sebagian besar telah ditandai UNESCO sebagai endangered atau critically endangered. Studi Kementerian Pendidikan tahun 2022 menemukan bahwa kurang dari 1 dari 10 penutur asli masih bisa membaca aksara leluhurnya. Kami menerjemahkan mereka ke dalam motif agar tetap berjalan bersama Anda, setiap hari.

Harga dari fast fashion

Dunia memproduksi lebih dari 100 miliar potong pakaian setiap tahun. 92 juta ton menjadi sampah tekstil. Pakaian rata-rata dikenakan kurang dari 10 kali. Zayru memilih jalan sebaliknya: produksi kecil, kriya lambat, pakaian yang dirancang untuk diwariskan — bukan dibuang.

Zayru x CEHA.BY.CH runway show — models walking in blue-and-white shibori-style ensembles.

— Berdiri Sejak 2020

Warisan yang bisa dikenakan.Identitas yang bisa dibawa.

Setiap karya Zayru dibentuk dengan kesabaran: dicap dengan cetakan tembaga tangan, dipertegas dengan tulis selektif, diwarnai dengan niat. Kami membuat busana etnik yang nyaman di tahun 2026 — sambil mengakarkanmu pada sesuatu yang jauh lebih tua.

  • Batik Cap, Dipertegas Tulis

    Sebagian besar karya Zayru dibuat dengan batik cap — cetakan tembaga yang diukir tangan, ditekan oleh tangan pengrajin, lalu diberi aksen batik tulis selektif. Hasilnya adalah kriya yang bisa diulang tanpa kehilangan jiwa tangan manusia.

  • Lambat Sejak Rancangan

    Seri Liris Loka kami diwarnai sepenuhnya dengan pigmen alami — indigo, soga, secang, mahoni. Sisa kain kembali ke atelier sebagai aksesoris upcycle dan tas kulit patchwork. Tidak ada yang terbuang, karena tidak ada yang tergesa.

  • Dibuat Bersama Komunitas

    Kami bekerja berdampingan dengan pengrajin wanita dan pembatik lokal di Jawa, memastikan upah yang adil, ruang kerja yang aman, dan martabat dari pekerjaan yang melampaui satu musim.

— Yang dikatakan orang

Dikenakan dengan bangga, dari seluruh Nusantara.

Pengguna Zayru sungguhan, percakapan sungguhan — dari kantor, panggung mode, hingga hari-hari biasa.

  • Wearing Zayru feels different — in the best way. I love how the design respects tradition but still looks fresh and easy to wear. People often ask me where I got it!

    Sugeng Batik Shirt

    Wade Warren

    Brand Designer · Jakarta

  • The Liris Loka outer is the only piece I've worn every week for half a year. It feels older than me — in a good way — and softer the more I wear it.

    Liris Loka Outer

    Andini Rahmawati

    Founder · Architect · Bandung

  • It's rare to find batik that takes Aksara Nusantara seriously without turning it into costume. Zayru does. I wear my Bazaka dress when I want to walk into a room with my whole lineage.

    Bazaka Dress

    Maitri Anggraini

    Cultural Anthropologist · Denpasar

Geser untuk melihat lainnya

— Dipercaya oleh

Pemerintah, yayasan, dan brand yang mengenakan Zayru.

  • BBKSDA Jawa Barat logo

    BBKSDA Jawa Barat

    Government

  • Dinas Pariwisata Mandailing Natal logo

    Dinas Pariwisata Mandailing Natal

    Government

  • KPP Mining logo

    KPP Mining

    Corporate

  • Dinas Lingkungan Hidup Bogor logo

    Dinas Lingkungan Hidup Bogor

    Government

  • SD Tahfidzul Qur'an Darun Najah logo

    SD Tahfidzul Qur'an Darun Najah

    Education

  • PJLKK Bogor logo

    PJLKK Bogor

    Institution

  • Placeholder logo for Pasar Kotagede Gallery at YIA Airport

    Bandara YIA · Pasar Kotagede

    UMKM Gallery

  • Placeholder logo for Mall Malioboro

    Mall Malioboro

    Retail

  • Placeholder logo for Dekranasda DIY

    Dekranasda DIY

    Government

  • Placeholder logo for Disperindag DIY

    Disperindag DIY

    Government

  • Placeholder logo for Rumah BUMN Yogyakarta

    Rumah BUMN Yogyakarta

    State Enterprise

  • Placeholder logo for Yayasan RA. Dina

    Yayasan RA. Dina

    Foundation

— Pertanyaan umum

Pertanyaan, dijawab apa adanya.

Semua yang sering ditanyakan tentang kriya, ukuran, perawatan, pengiriman, pengembalian, dan custom order. Belum ketemu jawabannya? Email hello@zayru.com.

  • Apa perbedaan batik cap, batik tulis, dan batik print?
  • Apakah motif Aksara Nusantara di Zayru punya makna khusus?
  • Bagaimana cara menentukan ukuran yang tepat?
  • Bagaimana cara merawat batik agar warna tetap awet?
  • Apakah Zayru mengirim ke seluruh Indonesia dan luar negeri?
  • Bagaimana kebijakan pengembalian / penukaran ukuran?
  • Apa saja metode pembayaran yang diterima?
  • Apakah bisa pesan custom motif atau seragam B2B?